(Belajar Sesuai Minat) Membuat Donat Kentang

Bismillah..

Karin (4th) baru saja selesai membaca habis sebuah buku cerita anak yang memuat resep masakan, salah satu kesukaannya. Dia ingin membuat donat kentang sesuai dengan salah satu resep dalam bukunya.

Gambar

Karin belajar mengenal ukuran dan takaran, belajar mengenal nama-nama bahan dan fungsinya, belajar mengenal dan mengamati urutan tata cara (proses), belajar motorik halus dalam menguleni adonan, belajar seni saat menaburkan toping, dan lain-lain. Bagian yang terpenting adalah belajar bersabar dalam mengolah dan belajar menghargai dan mensyukuri suatu usaha dan hasilnya. Alhamdulillah.

Advertisements

(Pengetahuan Dasar) Belajar Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

Bismillah…

Science dapat ditemui dalam seluruh kejadian kecil sehari-hari.

Contohnya pada kejadian hari ini saat jari adek Karin terluka karena penggaris tajam,

Gambar

 

Alia dan Karina dapat belajar dari pertolongan pertama pada kecelakaan berikut ini :

1. mencuci luka dengan air bersih,

2. menekan luka selama kurang lebih 5 menit untuk menghentikan pendarahan di pembuluh arteri,

3. mengangkat bagian yang terluka lebih tinggi dari jantung untuk mencegah pendarahan lebih banyak,

4. menutup luka dengan kain kassa.

Alhamdulillah.

 

 

 

Flash Cards Yang Tidak Diperlakukan Sebagai Flash Cards

Bismillah..

Flash cards umumnya digunakan secara aktif sebagai alat peraga mengajarkan anak-anak membaca. Namun saat ini Karin anak kami yang ke-2 masih berusia 4 tahun, dalam pendapat kami Karin belum berkewajiban untuk diajarkan baca tulis dengan target tertentu yang serius, sehingga flash cards buatan sendiri hanya kami tempelkan di masing-masing benda yang sesuai dengan namanya.

Demikian sebagai contoh,

Gambar

Dan masih banyak lagi untuk benda-benda  lain yang ada di rumah kami. Kami belum dapat menyatakan hasilnya, namun ini sebagai upaya mengenalkan Karin pada tulisan latin.

Membuat Catatan Amal Keseharian (Belajar Penerapan Rukun Iman)

Bismillah…

101_0323

Umar bin Khatab r.a pernah berkata : “Hisablah dirimu sebelum kamu dihisab, timbanglah dirimu sebelum ditimbang. Hal itu akan memperinganmu ketika dihisab besok yaitu dengan menghisab dirimu di hari ini. Berhiaslah untuk hari perhitungan amal, pada hari itu semua akan dinampakkan, tak akan ada yang tersembunyi dari kalian”.

Hari ini kami bersepakat  membuat craft untuk memuat catatan perbuatan baik dan buruk yang kami lakukan setiap harinya. Catatan kami akan dievaluasi setiap harinya sebelum tidur sebagai gambaran perbuatan kami di hari tersebut. Di akhir pekan, siapa yang amalan kebaikannya lebih banyak daripada keburukannya akan mendapatkan reward yang sesuai dan yang disepakati bersama (berlomba-lomba dalam kebaikan). Namun apabila sebaliknya, maka anak-anak belum akan kami beri sangsi sehingga difahami bahwa beramal buruk itu rugi bila dibandingkan dengan beramal baik.

Gambar

“Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah maha kuasa atas segala sesuatu.” (Q.S Al Baqarah 148)

Yang demikian adalah salah satu cara belajar penerapan rukun iman,

– Iman kepada Allah : melatih diri bahwa Allah maha mengetahui apa yang kita kerjakan, terutama dalam melaksanakan perintah Allah berlomba-lomba dalam kebaikan

– Iman kepada Malaikat : kalaulah kita saja dapat mencatat perbuatan-perbuatan kita sendiri dengan cara yang sangat sederhana, tentulah malaikatpun dapat melakukannya jauh lebih baik dan teliti lagi

– Iman kepada kitab dan hari akhir : Al qur’an-lah yang memuat pernyataan bahwa Allah mengetahui apa yang kita kerjakan dan mengabarkan bahwa di akhirat nanti segala amalan dalam suatu “catatan” akan ditunjukkan kepada kita (Q.S Al Jaatsiyah 28-29)

– Iman kepada nabi : Standar segala amalan baik dalam keseharian adalah amalan Rosulullah SAW.

InsyaAllah.

 Umar bin Al-Khathab radliyallah ‘anhu pernah berkata, “hisablah dirimu sebelum kamu dihisab, timbanglah dirimu sebelum kamu ditimbang. Hal itu akan memperinganmu ketika dihisab besok yaitu dengan menghisab dirimu di hari ini. Berhiaslah untuk ‘aradl akbar (hari perhitungan amal), pada hari itu semua akan dinampakkan tak ada sedikitpun tersembunyi dari kalian.” – See more at: http://www.voa-islam.com/read/smart-teen/2009/12/22/2177/renungan-awal-tahun-2/;#sthash.mHXXDt2I.dpuf

(Salah Satu Games) Melatih Kemampuan Bahasa dan Imajinasi

Bismillah…

Gambar

Gambar-gambar pada balok-balok yang dibuat dijadikan kata kunci cerita.

Gambar

Anak (dan orangtua) diminta untuk membuat sebuah cerita dalam satu kalimat dengan menggunakan kata kunci dari setiap gambar yang muncul di permukaan atas balok setelah diacak, demikian selanjutnya balok-balok diacak kembali dan meneruskan cerita sebelumnya dari gambar baru yang muncul, sehingga menjadi sebuah cerita bebas yang dikarang sedemikian yang muncul spontan dari imajinasi anak (dan orangtua).

Gambar

Sangat menyenangkan, melatih kemampuan bahasa, melatih kemampuan imajinasi dengan cara aktif karena semua bisa terlibat dan yang terpenting adalah membuat keterikatan hubungan baik antara anak dan orangtua.

Balok cerita ini merupakan ide dari mba Mira Julia, cara membuatnya silahkan ke http://pelanginada.com/blog/mendongeng-dengan-balok-bercerita/

Biarkan Dia Belajar

Bismillah..

Gambar

Gambar

Biarkan dia menuangkan airnya sendiri, jangan berkomentar dan makan minumlah apa yang disajikannya… dia sedang belajar sesuatu!

Apa yang dipelajarinya? dia tidak sedang memegang buku teks!

Dia… belajar fokus, karena bila tidak fokus, air yang dituangkannya akan tumpah.

Dia… belajar motorik halus, karena memegang gagang poci dan menata gelas-gelas kaca membutuhkan keterampilan.

Dia… belajar menjamu orang lain, karena yang demikian adalah bagian dari akhlak menghormati orang lain.

Dia… belajar menghargai orang lain dari reaksi orangtuanya saat dia menyiapkan gelas-gelas kaca, poci dan air, yang lalu disajikannya.

Let the kid learn and “stay away” from her!

Lesson Plan di bulan Muharam

Bismillah

Berikut ini ide-ide sederhana yang kami lakukan dalam bulan Muharam yang InsyaAllah walapun agak terlambat disampaikan di blog namun mungkin bisa berguna di tahun-tahun berikutnya,

1. Menonton film tentang hijrah Rasulullah SAW dan para sahabatnya dalam berbagai versi di youtube, contohnya :

2. Membuat craft dengan tema tahun baru hijriah,

3.  Merealisasikan ide anak2 tentang apa yg akan dilakukan dlm rangka beramal di bulan Muharam, misalnya anak kami karina ingin membuat rainbow cake yang besar dan nanti bisa dibagikan ke anak2 jalanan yg kami temui di jalan,

4. Ikut partisipasi kegiatan sosial masjid/RW di rumah

Gambar

5. Shaum sunnah 9-10 muharam sekeluarga.